Minggu, 09 Maret 2014

Persela Waspadai Pergerakan Zaenal Arief & Silvio Escobar

 zaenal arif persepam

Persela Lamongan rupanya sangat mewaspadai pergerakan dua penyerang Persepam Madura United, Zaenal Arief & Silvio Escobar. Kedua tim ini rencananya akan bertemu pada Senin 10 Januari 2014, dalam lanjutan kompetisi Indonesian Super League (ISL).
Dalam konfirmasinya asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto menyatakan jika timnya akan turun dengan kekuatan penuh. Duet di jantung pertahanan, Roman Golian dan Suroso akan menjadi andalan untuk menopang sektor kiri dan kanan yang dijaga Taufiq Kasrun serta Dodok Anang.
“Di tim Persepam saat ini banyak dihuni pemain berbahaya. Jadi mereka harus diwaspadai dan dikawal ketat, terutama Zaenal Arif dan Silvio. Para bek harus menjaga agar striker Persepam tidak bisa mendekati gawang Persela dalam laga nanti”.
“Roman dan Suroso bisa secara bergantian, mematikan gerak Zaenal Arif maupun Silvio. Namun saya berharap Taufiq dan Dodok juga mampu membantu mematikan gerak kedua striker Persepam itu” ungkap Didik Ludiyanto.
Bersama pelatih kepala Eduard Tjong, Didik kini tengah sibuk menyiapkan resep untuk menjegal Persepam. Skuat Persela sendiri sudah melakoni persiapan yang panjang untuk melakoni laga tersebut, termasuk mematangkan persiapan di bagian fisik pemain dan taktik permainan.
Sebelumnya Didik sempat menyatakan, latihan teknis yang diberikan kepada pemain Persela di antaranya melakukan serangan, transformasi bertahan, serta mengantisipasi bola-bola silang yang kemungkinan besar akan dikembangkan Laskar Sapeh Kerap.
“Antisipasi bola-bola silang harus diwaspadai dari Persepam. Karena dari pengamatan kami, serangan Persepam banyak membuahkan hasil dari strategi itu” pungkas Didik Ludiyanto.

Rendi Irawan: Persik Kediri Layak Bersaing di ISL!



Rendi Irawan menilai, klub yang diperkuatnya saat ini yakni Persik Kediri, layak bersaing di Indonesia Super League (ISL) 2014. Pemain yang musim lalu berlaga di Indonesia Premier League (IPL) bersama Persebaya 1927 ini melihat tim Macan Putih punya kekuatan merata di semua lini.
“Persik saya rasa punya kekuatan yang merata dan layak bersaing di ISL. Hanya saja mungkin karena persiapan kurang maksimal, jadi pertama-tama memang agak sulit,” ujar Rendi Irawan belum lama ini.
“Saya sendiri terhitung lama tidak bermain, tepatnya sejak IPL dihentikan. Kalaupun bermain ya pertandingan antar kampung untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Siapa saja tentu sulit untuk langsung bisa bagus lagi seperti sebelumnya. Saya berharap bisa memberikan kontribusi lebih besar agar Persik bisa bangkit,” lanjutnya.
Rendi Irawan merupakan salah satu pemain baru Persik Kediri yang direkrut pada awal musim ini. Gelandang lincah yang juga kerabat dari legenda Persebaya dan Timnas Indonesia, Uston Nawawi, ini pun mendapat pujian khusus dari asisten pelatih Persik, Aris Budi Sulistyo.
“Rendi pemain dengan skill tinggi, tapi juga dipengaruhi elemen tim lainnya. Intinya dalam kondisi seperti ini sulit bicara pemain secara individu. Menurut saya semua pemain perlu meningkatkan permainannya agar Persik bisa meraih kemenangan,” ucapnya.